Intervensi Posyandu Remaja sebagai Strategi Peningkatan Kesadaran terhadap Bahaya Pergaulan Bebas di Kelurahan Anjereuw

  • Rahmah Agustiani Institut ilmu sosial dan ilmu politik IISIP YAPIS BIAK
  • Jelita Purnamasari IISIP Yapis Biak
  • Luluk Endang Nurrokhmah IISIP Yapis Biak
Keywords: Remaja, Pergaulan Bebas, Posyandu Remaja, Karang Taruna, Pendidikan sebaya

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk pergaulan bebas, penyalahgunaan alkohol, serta rendahnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Kondisi ini juga ditemukan di Kelurahan Anjereuw, Kabupaten Biak Numfor, sehingga diperlukan intervensi yang tepat melalui pendekatan berbasis komunitas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya pergaulan bebas serta membentuk kader Posyandu Remaja melalui wadah Karang Taruna. Metode pelaksanaan dilakukan selama 1,5 bulan dalam bentuk sosialisasi, diskusi interaktif, dan pelatihan kader, dengan dukungan Puskesmas terdekat dan tim dokter yang memberikan materi tentang kesehatan reproduksi, bahaya narkoba dan alkohol, serta konseling dasar. Kegiatan diikuti oleh 31 remaja dengan hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan; skor pre-test memperlihatkan kategori tinggi sebesar 19% dan kategori rendah 42%, sedangkan pada post-test kategori tinggi meningkat menjadi 65% dan kategori rendah menurun hingga 6%. Selain itu, terbentuk 10 kader Posyandu Remaja yang dipersiapkan sebagai agen perubahan melalui pendekatan peer education. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi dan kaderisasi Posyandu Remaja berbasis Karang Taruna efektif dalam membangun kesadaran, meningkatkan partisipasi, serta menjadi langkah preventif untuk meminimalkan risiko pergaulan bebas di kalangan remaja.

References

Ariantini, N. P. N., Sumawati, N. L. P., & Purnamayanthi, N. M. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan minat remaja dalam kegiatan posyandu remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 6(1), 24–31. https://doi.org/10.55479/jika.v6i1.266
Elfi, E., Padmawati, R. S., & Pebryatie, A. (2022). Pelatihan kader posyandu remaja dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi. Journal of Community Empowerment for Health, 5(2), 100–109. https://doi.org/10.22146/jcoemph.73813
Hidayat, R., & Lestari, A. (2020). Peran posyandu remaja dalam peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 112–120.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Pedoman Posyandu Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, D., & Ningsih, R. (2020). Pemberdayaan remaja dalam pencegahan perilaku berisiko melalui wadah komunitas. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 25–34.
Pratiwi, D., Suryani, I., & Utami, N. (2021). Efektivitas peer education di posyandu remaja terhadap peningkatan pengetahuan bahaya narkoba. Jurnal Promkes Indonesia, 9(2), 77–85.
Rahayu, E., & Nugroho, T. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan posyandu remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(3), 145–156.
Sari, M., & Widyaningrum, S. (2021). Komunikasi orang tua dan perilaku menyimpang remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia, 6(1), 33–42.
Wonda, F., Mofu, R., & Yarangga, Y. (2022). Kerentanan remaja Papua terhadap perilaku berisiko: Sebuah studi sosial budaya. Jurnal Antropologi Papua, 10(2), 99–115.
Yuliarta, I. M., & Hirawati, H. (2024). Dukungan teman sebaya dengan partisipasi remaja pada kegiatan posyandu remaja. Nerspedia, 7(1), 34–41. https://doi.org/10.55643/jnp.v7i1.212
Published
2025-11-25
How to Cite
Agustiani, R., Jelita Purnamasari, & Luluk Endang Nurrokhmah. (2025). Intervensi Posyandu Remaja sebagai Strategi Peningkatan Kesadaran terhadap Bahaya Pergaulan Bebas di Kelurahan Anjereuw. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 18-24. Retrieved from https://e-journal.iyb.ac.id/index.php/JPM/article/view/532